Solopos.com, BANDUNG BARAT — Petugas BPBD Jawa Barat memeriksa kondisi dampa tanah bergerak di Desa Cibedug, Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (4/3/2024).

PromosiIsra Mikraj, Mukjizat Nabi yang Tak Dipercayai Kaum Empiris Sekuler

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat tanah bergerak di Kampung Cigombong tersebut selama 12 hari ke depan mulai 1 Maret 2024. Tanggap darurat diberlakukan sebagai antisipasi pergerakan tanah per menit dan timbunan tanah ke Sungai Cidadap yang terus meluas.

Pergerakan tanah meluas hingga 2 hektare dan menyebabkan 8 rumah rusak berat dari 40 bangunan yang terdampak.

Selain itu, kerusakan juga menimpa bangunan SD Negeri Babakan Talang, satu unit fasilitas umum, dan akses jalan Desa Coigombong-Cihurang.
Akibat bencana ini, korban terdampak sebanyak 47 KK atau 155 jiwa dan 48 KK atau 192 jiwa mengungsi.

Kondisi rumah warga terdampak pergerakan tanah di Desa Cibedug, Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (4/3/2024). (Antara/Novrian Arbi)

 

Foto udara kondisi kampung yang terdampak pergerakan tanah di Desa Cibedug, Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (4/3/2024). (Antara/Novrian Arbi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Rekomendasi